BARISAN DAN DERET
A. PENGERTIAN
Barisan
adalah susunan yang berkorespondensi satu-satu dengan bilangan asli. Untuk
setiap bilangan asli dapat ditentukan nilai suatu fungsi yang rumusnya
ditentukan. Rumus atau aturan itu menentukan jenis barisannya. Setiap titik
hasil pemetaan pada fungsi itu disebut suku barisan tersebut. Peta dari
bilangan asli n dinamakan suku ke-n yang dalam barisan itu menempati urutan
ke-n. Suku ke-n dari barisan dapat ditulis
.
Bentuk umum dari sebuah barisan : 
Contoh :
a. 2, 6 , 10 , 14 , …..
Aturan pembentukannya adalah “ditambah 4”
Tiga suku berikutnya adalah 18 , 22 dan 26
b. 1 , 2 , 5 , 10 , …..
Aturan pembentukannya adalah “ditambah
bilangan gasal berurutan”
Tiga suku berikutnya adalah 17 , 29 dan 40
c. 1 , 2 ,
4 , 8 , ……
Aturan pembentukannya adalah “dikalikan 2”
Tiga suku berikutnya adalah 16 , 32 dan 64
d. 81 , 27
, 9 , 3 , …..
Aturan pembentukannya adalah “dibagi 3”
Tiga suku berikutnya adalah 1 ,
dan 
Deret
adalah penjumlahan dari suku-suku barisan dari suku pertama sampai suku ke-n,
yaitu : 
Contoh :
a. 1 + 2 + 3 + 4 + 5 + …..
b. 2 + 4 + 6 + 8 + 10 + …..
c. 1 + 4 + 7 + 10 + 13 + …..
d. 1 + 2 + 4 + 8 + 16 + …..
e. 3 + 6 + 9 + 12 + 15 + ….
B. BARISAN
Untuk
menentukan suku ke-n dari sebuah barisan dengan aturan ditambah bilangan yang
sama dapat dilihat pada contoh berikut :
a. 5 , 8 , 11 , 14 , ……
Jadi
= 3 x n + 2 = 3n + 2
b. 2 , 8 ,
14 , 20 , …….
Jadi
= 6 x n - 4 = 6n – 4
Untuk
menentukan suku ke-n dari sebuah barisan dengan aturan dikali atau dipangkatkan
dapat dilihat pada contoh berikut :
a. 2 , 4 , 8 , 16 , ……
Jadi 
b. 4 , 9 , 16 ,
25 , …….
Jadi 
C. DERET
Barisan
dinyatakan dengan
dan deret yang bersesuaian
dinyatakan dengan
Pada suatu deret, jika selisih dua suku yang berurutan sama
atau tetap, yaitu
maka deret tersebut
disebut deret aritmetika atau deret
hitung. Selisih yang sama ini
disebut beda.
Contoh :
a. 5 + 7 + 9 + 11 + ….. merupakan deret aritmetika dengan beda = 3
b. 3 + 1 + (-1) + (-3) …. merupakan deret aritmetika dengan beda = -2
Untuk
menentukan suku ke-n dari deret aritmetika 
dengan beda
= b dapat ditentukan sebagai berikut
:
……………..
Sehingga diperoleh
dengan n banyak suku
Contoh :
Diketahui deret
aritmetika 8 + 4 + 0 + (-4) + (-8) + ….
Tentukan suku
ke-15 ?
Untuk
menentukan jumlah n suku pertama dari
deret aritmetika yang dinyatakan dengan
dapat ditentukan sebagai berikut :
______________________________________________________________ +
Sehingga 
Contoh :
Tentukan jumlah 35
suku pertama dari deret aritmetika 207 + 204 + 201 + 198 + …..
n = 35 dan b =
204 – 207 = -3
Suatu
deret yang mempunyai perbandingan dari dua suku yang berurutan tetap, yaitu
maka deret tersebut
disebut deret geometri atau deret
ukur. Perbandingan yang tetap ini disebut rasio.
Contoh :
a. 3 + 9 + 27 + 81 + ……. merupakan deret geometri dengan rasio =
3
b.
merupakan deret geometri dengan
rasio = 
Untuk
menentukan suku ke-n dari deret geometri 
dengan rasio = r dapat ditentukan sebagai berikut :
……………….
Sehingga
diperoleh
dengan n banyak suku
Contoh :
Diketahui deret
geometri 81 + 27 + 9 + 3 + ….
Tentukan suku
ke-6 ?
Untuk
menentukan jumlah n suku pertama dari
deret geometri yang dinyatakan dengan
dapat ditentukan sebagai berikut :
Jika persamaan (2)
dikurangi persamaan(1) akan diperoleh
Jika persamaan (1)
dikurangi persamaan(2) akan diperoleh
Contoh :
Tentukan
jumlah deret geometri 27 + 9 + 3 + …..+
!

D.
Latihan
- Jika
adalah jumlah
suku pertama
suatu deret aritmetika maka suku ke sepuluh deret tersebut adalah .... - Diketahui
membentuk barisan
geometri. Agar ketiga suku ini membentuk barisan aritmetika maka suku ke
tiga harus ditambah dengan .... - Sisi-sisi suatu segitiga siku-siku membentuk suatu barisan aritmetika. Jika sisi miringnya 40 maka sisi siku-siku yang terpendek sama dengan ......
- Antara bilangan 8 dan 112 disisipkan 10 bilangan, sehinga bersama kedua bilangan tersebut terjadi deret aritmetika. Maka jumlah deret aritmetika yang terjadi adalah ..........
- Jika dari suatu deret geometri diketahui
dan
maka 
- Pada sebuah kursus yang baru dibuka, murid baru yang mendaftar pada bulan ke 2 dan murid baru yang mendaftar pada bulan ke 4 berjumlah 20 orang, sedangkan yang mendaftar pada bulan ke 5 dan ke 6 berjumlah 40 orang. Jumlah semua murid kursus tersebut dalam 10 bulan pertama adalah .......
- Jumlah 10 suku pertama dari deret
adalah .... - Akar-akar dari
adalah
dan
yang semuanya
positip serta
. Agar
,
dan
berturut-turut
suku pertama, suku kedua dan suku ketiga dari deret aritmetika maka nilai 
- Seutas tali dipotong 5 bagian dengan panjang masing-masing bagian membentuk barisan aritmetika. Jika tali terpendek adalah 4 cm dan tali terpanjang adalah 108 cm maka panjang tali semula ........
- Jumlah bilangan-bilangan bulat antara 250 dan 1000 yang habis dibagi 7 adalah ...
- Hasil kali suku ke dua dan suku ke empat dari suatu barisan geometri yang semua suku-sukunya positip adalah 16. Jika jumlah tiga suku pertama adalah 7 maka suku pertamanya adalah .......
- Jika jumlah tak hingga deret
adalah
maka nilai 
- Dari suatu barisan aritmetika diketahui suku ke 1, ke 2 dan ke 6 merupakan barisan geometri. Jumlah ketiga suku tersebut adalah 42. Maka beda barisan aritmetika tersebut adalah .....
- Jika suku pertama barisan geometri
, suku keempat
dan suku
kesepuluh
maka nilai 
- Jumlah suatu deret geometri tak hingga sama dengan dua kali suku
pertamanya dan jumlah empat suku awalnya adalah
. Maka jumlah deret tersebut adalah ..... - Suku-suku suatu barisan geometri tak hingga adalah positip. Jumlah
suku
dan
. Jumlah tak hingga deret tersebut .... - Jumlah
suku pertama
suatu deret adalah
. Jumlah suku ke 5, 6,7 dan 8 adalah .....
adalah suku ke
dari suatu deret
aritmetika. Jika suku pertama deret itu 100 dan
untuk setiap
maka jumlah semua
suku deret itu yang bernilai positip adalah .....
adalah jumlah
suku pertama
deret aritmetika. Jika
dan
adalah suku
pertama deret tersebut maka beda deret aritmetika tersebut adalah ....- Diketahui deret geometri
Jika
dan
maka nilai 